Selamat Datang di Blog Saya. Selamat Menikmati Artikel yang Saya Sungguhkan :)

Sabtu, 17 November 2012

Yuri Gagarin

YURI GAGARIN



 
Siapa yang tidak kenal dengan Yuri Gagarin? Sosoknya terkenal di seluruh dunia karena dialah manusia pertama yang mengarungi luar angkasa. Manusia pertama yang melihat sebagian besar permukaan bumi adalah air. Tanggal 12 April 1961 dengan pesawat Luar Angkasa Vostok 1, Sersan Yuri Gagarin mengelilingi bumi pada altitude 302 km (187? mil) selama 108 menit dengan kecepatan 18 ribu mil per jam. Yuri Gagarin dilahirkan 9 Maret 1934 di sebuah desa kecil bernama Klushino, sekitar 200 km sebelah barat Moskwa. Ia lahir dari keluarga petani dan memiliki 3 saudara. Perang Dunia (PD) II memaksa Yuri kecil melihat kekejaman perang yang telah meluluhlantakkan hampir separuh "jagad kecilnya".
Selama hidupnya ia tidak dapat melupakan bagaimana tentara fasis menghina penduduk desanya dan bagaimana saudara perempuan dan laki-lakinya digiring ke Jerman. Keluarga Gagarin pindah ke kota Gzhatsk yang letaknya tidak jauh dari desa asalnya. Di kota tersebut Yuri bersekolah di sekolah umum sampai kelas enam SD. Di sekolahnya Yuri tergolong anak pintar. Ia suka membaca, menggemari puisi, dan aktif dalam perkumpulan kesenian amatir. Hobinya pada dunia seni tidak menghilangkan kecintaannya pada bidang-bidang teknik.
Tidak sedikit waktu dihabiskannya untuk mengutak-atik pesawat aeromodeling kegemarannya. Saat pelajaran mengarang, ia menulis karangan berjudul "Tokoh yang Saya Kagumi", berisi tentang para penerbang dunia yang diimpikannya. Setelah menyelesaikan SD, Yuri melanjutkan studnya ke sekolah kejuruan teknik di kota Lyubertsi, yang terletak dekat Moskwa. Saat itu ia memilih jurusan teknik pengecoran. Atas nasihat orang tuanya kemudian Yuri melanjutkan pendidikannya di sekolah teknik kejuruan industri di kota Saratov. Di sekolah kejuruan teknik Saratov tersebut Yuri Gagarin bergabung dalam klub fisika.
Ketika membuat tugas tentang ilmuwan Rusia Konstantin Tsiolkovsky, seorang tokoh yang terkenal dengan ajarannya mengenai motor jet dan penerbangan antar planet, Yuri menulis bahwa hanya satu impian Tsiolkovsky yang belum terwujud yaitu manusia belum pernah berada di ruang angkasa. Yuri tidak tahu suatu saat dialah yang akan mewujudkan harapan utama Konstantin Tsiolkovsky. Di Saratov, Yuri Gagarin secara serius mempelajari masalah penerbangan, selain itu ia juga belajar di aero-klub setempat. Setelah lulus dari sekolah kejuruan teknik tahun 1955 dengan nilai yang sangat baik, Yuri mengambil keputusan menjadi seorang penerbang. Alasan itulah yang mendorongnya untuk masuk ke Sekolah Penerbangan Angkatan Udara Orenburg. Kemudian menikah dengan seorang pegawai telegraf di Orenburg bernama Valentina Goryacheva dan dikaruniai dua anak perempuan.
Setelah lulus dari Orenburg, Yuri diminta bergabung sebagai instruktur penerbang di sekolah tersebut. Tapi ia minta untuk ditempatkan di Angkatan Udara di Zapolyarye, daerah yang terletak diwilayah paling utara Uni Soviet. Setelah peluncuran satelit bumi buatan, Sputnik pada 4 Oktober 1957, para ilmuwan mulai memikirkan kemungkinan penerbangan manusia ke ruang angkasa berawak. Mendegar hal tersebut Yuri langsung mengajukan permintaan agar bisa dimasukkan dalam daftar kandidat kosmonot. Dari 20 calon kosmonot yang mengikuti latihan di Moskwa, dipilih 6 yang masuk dalam grup istimewa, salah satunya adalah Yuri Gagarin. Enam bulan berikutnya, tepatnya Januari 1961 setelah melalui berbagai ujian yang rumit, keenam penerbang tersebut diberi gelar sebagai kosmonot. Dari enam orang itu, akhirnya terpilihlah Yuri Gagarin sebagai kosmonot utama dan Herman Titov sebagai cadangan.
Kemudian tanggal 12 April 1961 pukul 09.07 waktu Moskwa dari kosmondrom Baikonur lepas landas pesawat ruang angkasa Vostok 1. Pesawat melakukan satu kali putaran melalui orbit dan jam 10.55 mendarat di padang rumput di daerah desa Smelovska, tidak jauh dari kota Saratov dekat sungai Volga. Beberapa menit sebelum pendaratan, Yuri Gagarin meninggalkan pesawat melalui kursi pelontar dan dengan menggunakan parasut mendarat ke bumi dengan selamat. Tahun-tahun berikutnya Yuri Gagarin melanjutkan aktivitasnya di proyek luar angkasa Uni Soviet, mendidik para kosmonot baru dan memimpin penerbangan pesawat ruang angkasa.
Iapun menamatkan pendidikannya di Akademi Angkatan Udara Zhukovsky dengan nilai yang sangat baik pada tahun 1968. namun sebuah peristiwa tragis menimpa Yuri. Tanggal 27 Maret 1968 Yuri tewas secara tragis dalam kecelakaan penerbangan saat melakukan latihan.
Yuri Alekseyevich Gagarin memang tiada, namun nama dan sumbangannya bagi peradaban tidak pernah dilupakan. Dunia mencatat tinta emas nama Yuri Gagarin dalam buku catatan yang selalu dibuka anak generasi, sebagai wakil manusia yang pertama menjelajah ruang angkasa. 

Sumber: Dokumen Blogger

Satu Keluarga

 Satu Keluarga

                    Sharen adalah putri tunggal Pak John. Dia tinggal bersama ayahnya di sebuah rumah di pinggiran kota. Karena ibu Sharen sudah lama meninggal dunia, maka sehari-hari dia ditemani Bibi Beth, pembantunya. 
                    Setelah Pak John menikah dengan Bibi Laura, bertambahlah penghuni rumah Sharen. Bibi Laura dan Tracia, putri tunggalnya, akan tinggal bersama mereka. Itu berarti Sharen bersaudara dengan Tracia. 
                    "Sharen, sekarang kau tak akan kesepian lagi. Tracia akan menjadi teman bermainmu," kata ayah Sharen saat memperkenalkan Bibi Laura dan Tracia. 
                    "Mulai sekarang kau memanggil Bibi Laura dengan Mama. Da Tracia memanggil Paman dengan Papa. Kalian berdua adalah bersaudara. Mengerti?" Sharen dan Tracia mengangguk. Keduanya saling berjabat tangan dan tersenyum. 
                    Akan tetapi, suasana damai hanya berlangsung beberapa hari saja. Sharen yang usianya lebih tua dari Tracia sering berlaku kasar dan judes. Mereka sering berebut mainan, dan akhirnya bertengkar. 
                    Suatu hari Sharen mendapat seekor kelinci dari Paman Heri. Dia meletakkan kelinci itu di kerangkeng besi, di dalam gudang di belakang rumah. Kunci gudang dibawanya. Tak seorang pun boleh masuk ke dalam gudang untuk melihatnya. Termasuk Tracia. 
                    "Tidak. Aku telah berjanji kepada Paman Heri untuk memeliharanya dengan baik. Aku tak mau siapa pun mengganggunya," kata Sharen ketika Tracia ingin melihat kelincinya. 
                    "Aku tak akan mengganggunya. Aku kan hanya ingin melihatnya," pinta Tracia setengah memohon. 
                    "Pokoknya tidak boleh. Kalau kau melihatnya, pasti kau juga akan memegangnya. Aku yakin kau akan memegangnya karena kelinci itu sangat lucu." 
                    "Tidak. Aku berjanji tak akan memegangnya." 
                    "Tidak boleh!" 
                    Begitulah perdebatan itu berlangsung. Mereka saling berteriak sampai akhirnya Bibi Laura datang melerai. 
                    Dua hari kemudian, Tracia datang sambil menggendong anak anjing kira-kira berumur dua bulan. 
                    "Paman Heri menghadiahkan anak anjing ini untukku," katanya dengan gembira. "Katanya aku dapat memilikinya selama aku mau." 
                    "Tracia, di rumah ini semua orang sibuk di pagi hari. Papa dan Mama harus berangkat kerja. Bibi Beth sudah cukup sibuk dengan pekerjaannya. Kau dan Sharen bersekolah. Siapa yang akan memberinya makan dan menemaninya? Mama akan menelpon Paman Heri untuk mengambil anak anjingnya kembali," kata Bibi Laura.
                    "Jangan!" teriak Tracia sambil memeluk anak anjingnya erat. "Mama tidak adil. Sharen boleh memiliki binatang kesayangan, mengapa aku tak boleh? Aku hanya ingin anak anjing ini. Kalau Mama tidak mengizinkannya, lebih baik aku tinggal bersama Paman Heri!" ancam Tracia. Bibi Laura tak tahu harus bilang apa lagi. 
                     Sorenya, terjadilah kejadian yang menyedihkan. Tracia menangis dalam dekapan Paman John. Sementara mamanya dan Sharen melihatnya iba, tak tahu harus berbuat apa. 
                     "Sudahlah Tracia, itu bukan salahmu. Kau tidak harus merasa berdosa atas kejadian itu," kata Paman John sambil mengelus-elus rambut Tracia. 
                     "Ta…. Tapi…..kalau saja aku tidak mengajaknya bermain di luar rumah, tentu sekarang anak anjingku masih hidup. Paman Heri pasti marah jika tahu. Sekarang aku tak lagi punya binatang kesayangan seperti Sharen. Huuu… huuuu…," kata Tracia di tengah-tengah tangisnya.  
                     "Aku juga pernah punya kucing yang mati ditabrak mobil," hibur Sharen. Ia memandang Tarcia dengan iba. Kemudian Sharen pergi dan tak lama kemudian muncul kembali menggendong kelincinya. Didekatkannya kelinci itu di tangan Tracia. 
                     "Ini kelinciku," kata Sharen lirih. "kau boleh memegangnya." 
                      Tracia berhenti menangis. Dia mengangkat wajahnya. Matanya sembab oleh air mata. Pipinya basah dan merah. Dia menatap hewan berbulu putih dengan sepasang matanya yang masih merah. Tracia mengangkat tangannya, tetapi kemudian dengan ragu tangannya diturunkan kembali.
                     "Kau pernah bilang, tak seorangpun boleh memegangnya?" kata Tracia pada Sharen. 
                     "Peraturan itu sudah berubah. Sekarang kau boleh memegang dan menggendongnya. Pokonya dia milik kita bersama. Kau mau kan?" 
                     "Benar?" 
                     Sharen mengangguk. Dia kemudian menyerahkan kelincinya pada Tracia. Tracia menggendong kelinci tersebut dengan senang. 
                    "Aku yang membersihkan kandangnya ya," kata Tracia. 
                    "Aku yang memberinya makan setiap hari," balas Sharen. Kedua anak tersebut beriringan ke luar ruangan. Kedua orang tua mereka tersenyum senang menyaksikan adegan itu. Sejak saat itu tak pernah lagi ada pertengkaran di rumah Pak John.

Sumber: BOBO no./XXVIII/00

Kisah Semut Dan Kepompong


Contoh Dongeng Anak Indonesia : Kisah Semut Dan Kepompong,kepompong kartun
          Dikisahkan ada sebuah hutan yang sangat lebat, tinggallah disana bermacam-macam hewan, mulai dari semut, gajah, harimau, badak, burung dan sebagainya. Pada suatu hari datanglah badai yang sangat dahsyat. Badai itu datang seketika sehingga membuat panik seluruh hewan penghuni hutan itu. Semua hewan panik dan berlari ketakutan menghindari badai yang datang tersebut.



      Keesokan harinya, matahari muncul dengan sangat hangatnya dan kicauan burung terdengar dengan merdunya, namun apa yang terjadi? banyak pohon di hutan tersebut tumbang berserakan sehingga membuat hutan tersebut menjadi hutan yang berantakan.

        Seekor Kepompong sedang menangis dan bersedih akan apa yang telah terjadi di sebuah pohon yang sudah tumbang. "Hu..huu...betapa sedihnya kita, diterjang badai tapi tak ada tempat satupun yang aman untuk berlindung..huhu.." sedih sang Kepompong meratapi keadaan.

        Dari balik tanah, muncullah seekor semut yang dengan sombongnya berkata "Hai kepompong, lihatlah aku, aku terlindungi dari badai kemarin, tidak seperti kau yang ada diatas tanah, lihat tubuhmu, kau hanya menempel di pohon yang tumbang dan tidak bisa berlindung dari badai" kata sang Semut dengan sombongnya.

Contoh Dongeng Anak Indonesia : Kisah Semut Dan Kepompong,Semut Kartun      Si Semut semakin sombong dan terus berkata demikian kepada semua hewan yang ada di hutan tersebut, sampai pada suatu hari si Semut berjalan diatas lumpur hidup. Si Semut tidak tahu kalau ia berjalan diatas lumpur hidup yang bisa menelan dan menariknya kedalam lumpur tersebut.

      "Tolong...tolong....aku terjebak di lumpur hidup..tolong", teriak si semut. Lalu terdengar suara dari atas, "Kayaknya kamu lagi sedang kesulitan ya, semut?" si Semut menengok ke atas mencari sumber suara tadi, ternyata suara tadi berasal dari seekor kupu-kupu yang sedang terbang diatas lumpur hidup tadi.

      "Siapa kau?" tanya si Semut galau. "Aku adalah kepompong yang waktu itu kau hina" jawab si Kupu-kupu. Semut merasa malu sekali dan meminta bantuan si Kupu-kupu untuk menolong dia dari lumpur yang menghisapnya. "Tolong aku kupu-kupu, aku minta maaf waktu itu aku sangat sombong sekali bisa bertahan dari badai cuma hanya karena aku berlindung dibawah tanah". Si kupu-kupu akhirnya menolong si Semut dan semutpun selamat serta berjanji ia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di hutan tersebut.

      Nah, hikmah yang bisa kita tarik dari dongeng diatas adalah, kita harus menyayangi dan menghormati semua makhluk ciptaan Tuhan. Intinya semua ciptaan Tuhan harus kita kasihi dan tidak boleh kita menghina makhluk yang lain.

Puisi Rindu Buatmu, Teman



Teman,

Kala diriku terjerat di penjara cinta
Kala hatiku dibaluti kesayuan rindu
Kala sepi berlabuh di dasar kalbu
Kala irama syahdu menemani diri mengisi waktu
Kala menanti kepastian sejuta persoalan
Kau hadir membelai luka
Bingkisan kata menari dihujung jemari
Seakan mengerti bisikan hati.


Teman,

Hari berganti hari
Masa berlalu memakan waktu
Kemesraan tersimpul rapi dilayari rindu
Menanti malam menjemput siang
Agar ikatan keikhlasan mengupas persahabatan.


Teman,

Bunga yang dimiliki orang
Ditaburi warna kekusaman
Begitulah jua..
Suramnya wajah keperempuananku
Walau berseri disebalik topeng kedukaan

Jiwa meruntun merayu ketenangan
Bertamu disudut kehidupan
Lipatan rahsia kau kailkan
Lalu terapung tanpa jawapan
Murni jiwamu yang menyentuh perasaan
Keikhlasanmu yang merawat kesedihan
Ingin menyemai nostalgia silam
Agar ikatan membuihkan kemesraan.


Teman,

Tanpa kusedar dan tanpa kuduga
Dirimu menanam pohonan cinta
Sedang diriku sudah berpunya
Walau diri diselimuti sengsara

Kini..
Susunan bicara berbaur cinta
Mengungkap istilah sebenarnya
Antara setia dan airmata.


Teman,

Sepi, resah dan duka
Itulah rencah kekosongan hidupku
Tatkala bicaramu sirna di mataku
Senyum dan tawa
Menguntum tanda gembira
Tatkala rancak berbicara
Justeru diriku..
Menyingkap tirai bicara.


Teman,

Andainya puisi ini kau fahami
Andainya jeritan hatiku kau selami
Andainya impianku bisa kau penuhi
Kau tidak berlari mengejar mimpi
Menghitung hari menanti realiti.

Puisi Pahlawan – Kau Melebur di Sana






kau melebur di sana
di permulaan musim gerhana
yang terselubung aroma darah
dan tanah yang berembun air mata

kau melebur di sana
kala sang surya mengelupaskan kulit kami
hingga kawanan peluhmu yang siaga
menghalau kepulan debu
yang mengepung dari negeri asing

kau melebur di sana
saat air bah berlarian
memanjati hamparan tanah usang
dengan jeritan malang
serta busung lapar

kau melebur di sana
saat air mata telah mengguruh menjadi telaga
hingga timba yang kau ayunkan
menandaskan kepingan dahaga
yang merintih di setiap gigir luka kami

Jumat, 16 November 2012


Up (2009) BDRip | 720p



Download Up (2009) BDRip | 720pInfo: http://www.imdb.com/title/tt1049413/
Release Date: 29 July 2009 (Indonesia)
Genre: Animation | Adventure | Comedy 
Cast: Edward Asner, Jordan Nagai and John Ratzenberger
Quality: BDRip 720p
Encoder: D’Kid@Ganool 
Source: Up REPACK 720p Bluray x264-CBGB
Subtitle:  Indonesia, English 
Sinopsis:
A young Carl Fredrickson meets a young adventure spirited girl named Ellie. They both dream of going to a Lost Land in South America. 70 years later, Ellie has died. Carl remembers the promise he made to her. Then, when he inadvertently hits a construction worker, he is forced to go to a retirement home. But before they can take him, he and his house fly away. However he has a stowaway aboard. An 8 year old boy named Russell, who’s trying to get an Assisting the Elderly badge. Together, they embark on an adventure, where they encounter talking dogs, an evil villain and a rare bird named Kevin. 



Trailer:



Screenshot:
Download Up (2009) BDRip | 720p
Total Size 600 MB (.mkv)
Password=ganool.com
Download From Tinypaste
Sumber:   www.ganool.com

Novel Raditya Dika



             Raditya Dika akrab dipanggil Radith, adalah seorang penulis asal Indonesia. Raditya Dika dikenal sebagai penulis buku-buku jenaka. Selain menjadi penulis buku, Raditya Dika juga sering nongol di acara-acara TV, contoh : Raditya di Provoactive, Standup Comedy dan yang baru adalah Galau nite di metro tv. Buku-buku yang dikeluarkan Raditya Dika juga selalu menjadi best seller, saking banyaknya penggemar dia :D . Tulisan-tulisan yang ada dibukunya itu kebanyakan berasal dari blog pribadinya yaitu www.kambingjantan.com sebelum berubah menjadi raditya.com. Buku-buku Raditya Dika ini adalah buku yang bergenre fiksi dan komedi, jadi dijamin anda akan ngakak terpingkal-terpingkal setelah membaca buku ini. Anda belum mempunyai buku Raditya Dika? Tidak masalah, saya akan share kumpulan ebook novel raditya dika yang dapat anda download di link di bawah ini.


8. Manusia Setengah Salmon

            Namun lebih baik, anda membelinya dalam bentuk bukunya saja. Untuk menghargai karya Raditya Dika :D


                Note : Untuk ebook manusia setengah salmonnya, menyusul ya. so sering-sering buka blog ini  supaya mengetahui update ebooknya. :D
Untuk sementara dua novel terakhir belum tersedia dalam versi ebook.

catatan: untuk membaca novel raditya dika di atas, Anda harus menginstal dulu readernya(file format djvu). Silahkan download readernya disini.

Kampung Pengasapan Ikan

     
       Pernah mencicipi ikan asap? Kalau belum, cobalah teman-teman berkunjung ke kampung pengasapan ikan. Letaknya di Desa Kaliasin, Semarang, Jawa Tengah.
             Sepintas, suasana di desa ini tak jauh berbeda dengan perkampungan nelayan biasa. Di tepi sungai, banyak perahu-perahu kecil ditambatkan. Sesekali tampak kesibukan penduduk desa. Ada yang memperbaiki perahu atau jala. Ada pula yang menyiapkan lampu petromak untuk melaut nanti malam. Di laut, lampu petromak digunakan nelayan untuk mengumpulkan ikan. Anak-anak sering bermain-main di tepi sungai. Sesekali mereka memancing dan naik perahu. Mereka juga sering bermain ke tempat pengasapan ikan di seberang sungai.
             Lihatlah, rumah-rumah pengasapan belajar di pinggir kali! Cerobong-cerobong asapnya menjulang tinggi. Kalau dilihat sekilas agak mirip rumah bercerobong khas Eropa. Tetapi perapian di dalamnya bukan digunakan untuk menghangatkan badan. Melainkan untuk mengasapi ikan! Dulu pengasapan ikan dilakukan di rumah-rumah penduduk desa. Tetapi polusi udara yang ditimbulkan sangat berbahaya. Asap yang dihirup terus-menerus dapat menggangu kesehatan penghuninya. Karena itu, pemerintah membangun rumah pengasapan di lokasi yang terpisah dari tempat tinggal penduduk.
             Di rumah-rumah pengasapan itulah para penduduk bekerja. Mereka menjemur ikan di para-para bambu. Lalu diasapi di atas tungku berisi bara sabut kelapa. Berbagai jenis ikan yang diasapi misalnya ikan manyung, ikan juwi, ikan brembeng, dan lain-lain. Ikan-ikan yang sudah diasap biasanya dijual di pasar. Namun tak jarang, pembeli datang datang langsung ke kampung tersebut. Di Semarang, ikan asap lebih dikenal sebagai ikan mangut. Soalnya ikan asap paling enak dimasak mangut, yaitu disayur dengan santan kental yang pedas. Mmm, rasanya...uenaaak tenan! Kalau teman-teman mampir ke Semarang, jangan lupa mencicipi ikan mangut khas Kota Semarang, ya!

Surat dari Atas Kursi Batu

Sore hari adalah saatnya berenang dan mencari kerang. Atau berlomba menggelindingkan ban. Teriakan dan tawa anak-anak berderai, seperti ombak yang berlomba menyrbu pantai.
         Sore yang cerah. Dia berjalan menuju kursi batu di tepi pantai. Batu berbentuk kursi ini adalah tempat favoritnya untuk bersantai. Kali ini, dia ingin menulis surat untuk teman-temannya, dari atas kursi batu.
         Dia menulis cerita ini untuk kalian, teman! Cerita tentang  dia dan teman-temannya, anak-anak nelayan Kampung Rate di Ende, Flores. Dia  tinggal di tepi pantai. Hampir semua penduduk kampungnya adalah nelayan. Seperti penduduk Flores yang lain, ibu-ibu di kampungnya pun pandai menenun.
         Dia memang tidak bisa menenun, tapi dia sering membantu neneknya memotong daun tarum untuk pewarna benang tenun. Dian juga sering membantu ayahnya memberi makan kambing. Kambingnya banyak, lho! Selain mencari ikan, penduduk kampungnya juga beternak ayam dan kambing.
        Kalau libur sekolah, dia sering ikut ayahnya mencari ikan. Mereka berangkat naik perahu pada malam hari dan pulang pagi hari. Mereka sering membawa ikan tongkol. Tak jarang pula membawa ikan pari. Selain dijual, bisa juga untuk lauk sehari-hari.
        Sore hari adalah saat yang menyenangkan untuk bermain. Dia dan teman-temannya paling senang bermain bola. Dia ingin seperti Kaka, pemain sepakbola dari Brazil. Kalau tidak bermain bola, mereka berlomba menggelindingkan ban. Siapa yang paling cepat sampai ke garis akhir dialah yang menang!
       Tibalah saatnya mandi di pantai. Berenang di pantai sore hari memang mengasyikkan. Sambil berenang, mereka mencari kerang. Memancing dan bermain perahu juga seru! Dia sering meminjamkan perahu ayahnya, lalu mendayungnya bersama teman-temannya di sepanjang pantai. Tapi, mereka belum berani untuk pergi ke tengah sendiri, walaupun mereka sudah bertiga. Kalau tiba-tiba ada ombak besar datang, waaah mereka pasti kewalahan. Kamu dapat merasakan nyamannya duduk di kursi batu, sambil menikmati suara ombak yang merdu di Kampung Rate di Ende, Flores.